You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Kali Apuran Cengkareng Barat Sudah 50 Persen
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Pengerukan Kali Apuran Ditarget Rampung Juli

Program penanganan banjir terus dimaksimalkan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat. Salah satu yang tengah dikerjakan yakni pengerukan Kali Apuran di Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng yang saat ini sudah mencapai 50 persen. Ditargetkan pengerukan akan rampung pada Juli 2020.

Saat ini pengerjaannya sudah 300 meter, jadi sudah sekitar 50 persen. Perkiraan pertengahan Juli rampung,

Kasi Pemeliharaan Sistem Pengendali Banjir Air Baku Air Bersih dan Air Limbah Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat, Wawan mengatakan, pengerukan Kali Apuran dilakukan sepanjang 600 meter sejak 17 Juni 2020. Pengerukan dilakukan untuk menambah daya tampung air dan memperlancar aliran air.

"Saat ini pengerjaannya sudah 300 meter, jadi sudah sekitar 50 persen. Perkiraan pertengahan Juli rampung," ujar Wawan, Selasa (30/6).

Pengerukan Lumpur Waduk Ria Rio Capai 40 Persen

Dia menambahkan, pihaknya mengerahkan dua unit alat berat jenis backhoe standar dan amphibi serta 10 dump truk dengan daya tampung delapan meter persegi dan tiga tronton dengan daya tampung 13 meter persegi. Adapun jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 14 orang.

"Sampai saat ini 403 meter kubik lumpur sudah diangkut. Rencananya akan didalamkan 70 sentimeter  sampai satu meter," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2075 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1050 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye946 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye918 personNurito